Jiwa yang terpisah oleh satu tetes
hujan..
Raga yang terpisah oleh jarak nan
ruang..
Ketika langkah menuntunku pada
pilihan
Antara mimpi ataukah kenyataan…
Saat lamunan menghapuskan setiap
bayang..
Saat awan mulai merintikan hujan…
Saat semua kepastian seolah semakin
memudar…
Saat benteng kekokohan mulai terguncang….
Bukan…bukan itu…
Tidak..tidak lagi..
Takkan ada api yang akan padam
sekarang ..
Jika ia berkobar tanpa melihat
abu..
Takkan ada prajurit yang gugur
dalam peperangan..
Jika ia bertekad bahwa dialah
kesatria yang pantas menjadi pemenang..*arina_haque*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar