Daftar Blog Saya

Minggu, 01 April 2018

MAKRAB: Merangkul Kesan pada Perjumpaan Pertama

Bagaimana kesan menggambarkan kisah kita malam ini? Mungkin jawaban dari kesan akan berbeda dari benak setiap insan yang kehadirannya ada pada Sabtu 17 Maret 2018. Di malam dingin di bumi sumber air Ngadiluwih yang luas dan asri.  Meninggalkan setiap keramaian untuk memilih merajut ingatan dan asa bersama di acara MAKRAB Dema Prodi Bahasa Inggris yang menjadi cara kita bertatap muka dan bertegur sapa dikemudian hari. Kita yang disatukan dalam satu wadah usai seleksi dilaksanakan di hari yang lalu.
"Sebelum pulang dari MAKRAB" by Devi Camelia

Dengan adanya acara ini diharapkan anggota DEMA yang terpilih mampu memahami sistem birokrasi mahasiswa, mengenal satu sama lain, dan memahami tugas dan tujuan dema prodi TBI. Selain itu kita juga disuguhi dengan medan tantangan yang menuntut kita untuk berpikir dan bertanggung jawab dalam satu waktu yang disebut agenda. 

Hal ini selaras dengan tuturan kak nisa selaku ketua dema TBI agenda makrab ini merupakan agenda paling perdana dibandingkan dema-dema yang lain, ketua umum pun mengacungkan jempol atas keputusan cepat kami yang memilih berlari dari pada bersantai usai pemilihan. Saya harap adanya makrab ini bisa menambah ilmu, mempererat anggota dema dan sekaligus menjadi sarana pemahaman agenda kedepan di organisasi dema itu sendiri”.

Acara dimulai usai senja berubah menjadi mega merah. Disitu lah tamu mulai berdatangan dan mengisi waktu demi waktu dengan titihan ilmu yang bermanfaat. Dengan acara diskusi dan sharing mengenai seluk beluk kampus dan susunan birokrasi mahasiswa yang dibagikan tamu undangan yang luar biasa menginspirasi. Disana kita mengenal sosok mas Wachid sebagai PRESMA (Presiden Mahasiswa) yang berbagi tentang birokrasi kampus dan organisasi DEMA. Kita juga mengenal perwakilan SEMA (Senat Mahasiswa) jurusan Tarbiyah dan senior-senior lainnya yang tidak sungkan membagikan pengalamannya. Disanalah kita menyadari betapa pentingnya peran mahasiswa berorganisasi untuk kemajuan kampus.

Acara kecil yang dibumbui dengan kopi hangat dan piringan cemilan mampu menyatukan tawa dan pemikiran cemerlang pada malam berintik hujan kala itu. Racikan semangat tak lupa disisipkan oleh pemimpin-pemimpin organisasi yang hadir, yang menjadikan aroma jagung bakar hangat setelah diskusi semakin terasa harum dan nikmat. Diskusi dengan berbagai topik telah ditelan dan dicerna oleh anggota keluarga DEMA baru demi terwujudnya visi dan misi DEMA itu sendiri. Karena merekalah agen perubahan yang mengemban harapan kampus dan prodinya yang sudah baik untuk menjadi yang terbaik.

                “Senang sekali bisa berkumpul dengan atmosfir yang baru seperti ini, semua sangat antusias meskipun beberapa ada yang berhalangan hadir. Semoga tali silaturahmi terus terjalin and we can change English Departement to be better by holding in each other” tambah kak Nisa. #Pers Devision-*Devi_Camelia*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar